Friday, October 21, 2011

LAYAR MONITOR TIDAK FOKUS DAN KADANG BURAM


Kali ini kita akan membahas tentang kasus kerusakan monitor yang tidak fokus / buram dan kadang - kadang terang sendiri.


Indikasi kerusakan :
Monitor saat pertama dinyalakan gelap, kemudian setelah 1/2 sampai 1 jam, tampilan menjadi semakin terang dan tulisan juga semakin tidak fokus. Dan jika flyback di trim maka tampilan monitor normal, kemudian kalau dibiarkan beberapa saat maka tampilan monitor akan terang sendiri dan tulisan juga tidak fokus.

Jika hal ini terjadi pada monitor anda, maka monitor anda mengalami kerusakan di bagian screen dan fokusnya.
Kalau hal ini terjadi, maka yang harus dicurigai adalah bagian flybacknya.
Solusi pertama, cek bagian rectifiernya. Karena bisa jadi rectifiernya sudah aus.
Jika aus, maka berikut langkah – langkah yang harus dilakukan :

1. Buka tutup monitor





2. Amati dan bersihkan bagian rectifiernya
3.  Nyalakan Monitor dengan hati-hati, karena arus pada bagian flyback sangat tinggi (sekitar   30.000 Volt).
Kemudian putar potensio untuk Focus sambil melihat tampilan sampai dengan sejelas mungkin.
 

Solusi kedua adalah dengan cara mencangkok flybacknya.
Untuk perhatian agar tidak langsung menyentuh bagian kop flyback yang menuju tabung CRT karena masih menyimpan muatan listrik,untuk membuang muatan listriknya lakukan hubung singkat (short circuit) dengan Ground melalui perantara kabel.
Caranya: ambil kabel 0,5 m kupas lilitkan ke obeng -, ujung satunya hubungkan ke kabel degaussing monitor. Setelah itu buka kop kabel fly back dengan obeng – sentuhkan obeng ke inti kabel, jika fly back masih menyimpan arus listrik maka akan keluar percikan api ketika obeng menyentuh inti kabel.
Setelah itu, ikuti langkah - langkah pencangkokan selanjutnya :

1. Lepas kop karet flyback

2. Lepas kop flyback dari kabelnya.

3. kupas kabelnya seperti gambar




4. lakukan hal yang sama untuk flyback yg digunakan untuk cascade.

5. jumper / hubungkan semua kaki flyback untuk cascade dan buang besi ferit hitam untuk mengurangi berat flyback agar mudah digantungnya.
6.  satukan ujung kabel anoda / kop dan masukkan dalam satu kop karetnya, gunakan pelumas dan cutter. 




7. potong kabel screen dan fokus flyback asli

8. ganti dengan kabel screen dan fokus dari flyback cascade

9. hubungkan kaki flyback cascade yg telah di jumper dengan ground monitor.

10. jadi kabel screen dan fokus flyback asli tidak digunakan.




11. rapikan dan selamat mencoba ............



Sumber : Ilmu komputer.

Tuesday, October 11, 2011

HARDISK BAD SECTOR

Kali ini kita akan membahas masalah tentang bad sector pada hardisk.
Pada dasarnya, bad sector pada hardisk tidak dapat diperbaiki. Hanya saja jika kita perbaiki, dan berhasil, maka itu hanya untuk memperpanjang usia hardisk saja.
Ada beberapa hal yang menyebabkan bad sector terjadi pada hardisk, hal ini tergantung pada kerusakannya ( fisiknya atau softwarenya ).
Kalau kerusakan hardisk secara fisik itu dikarenakan terkena debu terlalu banyak, jatuh, terkena benturan yang sangat keras dan lain sebagainya sehingga merusak komponen perangkat kerasnya.
Sedangkan kerusakan hardisk secara software itu dikarenakan saat hardisk tersebut sedang bekerja tiba-tiba komputer anda mati, misal karena mati listrik.
Nah sekarang ada beberapa tools yang dapat digunakan saat mengalami kejadian hardisk bad sektor, secara software kita dapat menggunakan tools berikut ini :
HDD Low Level Format Tool
Aplikasi Low Level Format ini adalah berfungsi untuk menghapus secara  permanen semua data,partisi dan informasi bad sektor yang ada dalam hardisk tersebut. Setelah anda menjalankan aplikasi Low level format ini,hardisk akan bersih total seperti saat anda menggunakan hardisk ini pertama kali. Catatan : sebelum anda menjalankan Low level format ini sebelumnya anda harus mem-backup dulu data-data yang sekiranya penting. tool ini bisa juga menghapus secara permanen data-data pribadi atau data rahasia anda.
Berikut ini adalah langkah-langkah untuk menggunakan HDD Low Level Format :
  1. Download dulu Program HDD Low Level Format di www.hddguru.com atau cari di google juga banyak situs-situs software yang menyediakan download tool ini.
  2. Install dan jalankan program HDD Low Level Format
  3. Pilih Hardisk yang akan di-Format, kemudian klik Continue..
  4. Klik pada Low Level Format, klik format This Device..
  5. Tunggu hingga selesai, biasanya waktu yang diperlukan cukup lama.
Dibawah ini adalah gambar pada langkah ke 3 dan ke 4 :
































Catatan :
kalau bisa anda menggunakan Komputer (PC) lain dan di-jadikan hardsik Slave bukan master primary atau jadikan Hardisk eksternal kalau punya kabel Usb IDE untuk Hardisk IDE atau kalau anda menggunakan Hardisk SATA pakai saja casing hardisk SATA yang sudah dilengkapi dengan kabel usbnya tinggal colokkan ke-komputer (PC).
Selamat mencoba ....



Sumber : Ilmu komputer

Sunday, October 2, 2011

Monitor Mati Total

Untuk kasus monitor yang mati total, ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebabnya.
Berikut beberapa kemungkinan yang bisa menjadi penyebab monitor mati total. Cek pada kemungkinan - kemungkinan yang kami sebutkan di bawah ini.

1. Kabel monitor rusak
Untuk mengetahui apakah kabel monitor tersebut rusak atau tidak, maka diperlukan pengecekan.

Berikut cara mengecek kabelnya :
Siapkan alat testernya, yaitu dengan menggunakan avo meter.

Gambar avometer.


Cek kabelnya seperti gambar berikut :
Pengecekan kabel


Jika jarum avometer nya tidak bergerak, maka kabelnya rusak.

Jika bergerak ke kanan maka kabelnya masih baik.


Jika kabel tersebut rusak, maka solusinya ganti dengan kabel yang tidak rusak, atau ganti dengan kabel yang baru.

2. Komponen Monitor nya rusak
Beberapa komponen yang bisa mengalami kerusakan, yaitu:

a) Transistor





































Transistor pada monitor CRT


Mengukur Transistor Dengan Multitester ( apakah dalam keadaan baik/rusak ).
                                                                  gb. multitester


Batas ukur pada Ohmmeter X10 / X100
Jika sudah dicek, dan dipastikan ada yang rusak/bocor, maka solusinya adalah menggantinya dengan transistor yang sejenis.


b) Resistor
Walaupun komponen ini tidak memiliki kutub negatif dan positif tetapi dengan multimeter kita akan menguji kualitasnya. Tidak menutup kemungkinan adanya kerusakan yang disebabkan oleh beberapa faktor, salah satu diantaranya karena terbakar/korsleting karena tidak tahan menahan arus yang lebih besar dari nilainya.
Naah sekarang, gemana sih bro caranya mengecek kondisi resistor ???
Untuk mengujinya dengan multimeter kita boleh membolak-balik kaki resistor ataupun sebaliknya membolak-balik colok (+) dan colok (-). ( dengan menggunakan tester ).

Langkah-langkah pemeriksaan resistor:
1.    Memutar saklar sampai pada posisi R x Ohm.
2.     Kalibrasi dengan menghubungkan colok (+) dan colok (-). Kemudian memutar penyetel sampai jarum   menunjuk pada angka nol (0). Atau putar control adjusment untuk menyesuaikan.
3.     Setelah itu kita hubungkan pencolok (+) pada salah satu kaki resistor, begitu pula colok (-) pada kaki yang lain.
4.     Perhatikan jarum penunjuk. Apakah ia bergerak penuh atau sebaliknya jika bergerak dan tak kembali berarti komponen masih baik. Bila sebaliknya jarum penunjuk skala tidak bergerak berarti resistor rusak

Solusinya ??? jika resistor benar - benar rusak, maka diganti dengan resistor yang sejenis.




c) Dioda
Apa sih dioda itu ??? Dalam elektronika, dioda adalah komponen aktif bersaluran dua (dioda termionik mungkin memiliki saluran ketiga sebagai pemanas). Dioda mempunyai dua elektroda aktif dimana isyarat listrik dapat mengalir, dan kebanyakan dioda digunakan karena karakteristik satu arah yang dimilikinya.





Fungsi paling umum dari dioda adalah untuk memperbolehkan arus listrik mengalir dalam suatu arah (disebut kondisi panjar maju) dan untuk menahan arus dari arah sebaliknya (disebut kondisi panjar mundur). Karenanya, dioda dapat dianggap sebagai versi elektronik dari katup pada transmisi cairan.
Naaah, kenapa dioda harus dicek ??? kalau diodanya putus/rusak, maka power monitor mati.
Cara mengecek dioda.





                                                     gambar-gambar dioda




Lalu bagaimana cara mengecek diodanya ??? 
yuuukkk bersama - sama mencobanya....
oh ya, untuk mengeceknya kamu perlu alat yang bernama multi meter.
                                                           gb.  multimeter

Naah sekarang bagaimana caranya ???
Karena sifat dioda hanya mampu mengalirkan arus searah saja maka pemasangan multimeter terhadap dioda harus dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  1. Terminal positif (+) Multimeter di hubungkan dengan kaki katoda dioda.
  2. Terminal negatif (-) Multimeter dihubungkan dengan kaki anoda dioda.

Keterangan gambar :
  1. Pada rangkaian gambar A, apabila pointer dari multimeter atau ohmmeter menunjukan nilai tertentu, maka dioda tersebut dapat di katakan rusak. Karena pada dioda tersebut sudah terjadi hubung singkat.
  2. Pada rangkaian gambar B, apabila pointer dari multimeter atau ohmmeter tidak menunjukan sama sekali, maka dioda dapat dikatakn rusak karena sudah putus.
Naah bagaimana kalau rusak ???
Cara instannya ya, diganti dong...

Solusinya : ganti dengan dioda yang baru dong...

Selamat mencoba !!!!


sumber : Ilmu komputer.













IKLAN