Monday, March 7, 2022

Apa itu Blockchain, NFT, NFT opensea dan NFT ART?

 Apa itu Blockchain, NFT Opensea dan NFT ART?


Sering mendengar kata Blockchain? NFT? Opensea? atau NFT Art?

Berikut akan kami sampaikan tentang  Apa itu Blockchain, NFT Opensea dan NFT ART? Baca sampai selesai yo gaes biar tambah gemuk pengetahuan kita. Hehehe...

Blockchain sendiri adalah sebuah teknologi yang digunakan sebagai sistem penyimpanan data digital yang terhubung melalui kriptografi.

NFT adalah semacam token yang tak dapat ditukarkan, yang biasanya ditemukan di blockchain. Meskipun sudah ada sejak 2014, NFT menjadi semakin banyak peminatnya pada akhir tahun 2021.

Dikutip dari CNN, NFT adalah aset digital yang berbentuk karya seni maupun barang koleksi yang bisa dipergunakan untuk membeli sesuatu secara virtual. Barang seni dan koleksi bisa berupa foto, gambar, lagu, rekaman suara, video, game, dan sebagainya.



Apa itu NFT Opensea

OpenSea adalah sebuah platform marketplace yang memungkinkan jual beli NFT secara online. OpenSea yang didirikan oleh Devin Finzer dan Alex Atallah sejak Maret 2020 pun telah berkembang menjadi salah satu marketplace besar dan populer untuk transaksi NFT di dunia.

Secara singkatnya, NFT (Non Fungible Token) merupakan aset digital yang menggunakan teknologi blockchain sehingga setiap transaksi di dalamnya dapat tercatat. Nantinya pada NFT terdapat sebuah kode unik yang membuat aset terdaftar pada orang tertentu.

Setiap NFT terjual, OpenSea akan memberikan catatan bahwa pemiliknya telah berpindah dari akun penjual ke akun pembeli dengan harga yang telah ditetapkan. Selanjutnya OpenSea pun akan mencatat apabila akun pembeli pertama menjual NFT tersebut ke akun pembeli kedua dan seterusnya. Untuk bisa mendaftarkan akun di OpenSea, kamu harus mempunyai crypto wallet atau dompet kripto yang nantinya digunakan untuk memindahkan saldo agar nantinya bisa ditukarkan menjadi uang yang sesungguhnya.

Apa itu NFT ART

NFT Art atau Crypto Art adalah karya seni digital yang diterbitkan dalam bentuk token cryptocurrency. Karya ini dapat diakses dan diperjualbelikan di blockchain, mirip seperti aset kripto lainnya.

Namun, ada hal yang membedakan NFT Art dengan aset kripto pada umumnya, yakni NFT Art tidak memiliki nilai tukar, sehingga kepemilikannya hanya dapat dimiliki oleh satu pengguna saja.

Popularitas NFT Art ini diawali oleh fenomena CEO Twitter, Jack Dorsey, yang berhasil menjual tweet pertamanya dalam bentuk NFT seharga hampir Rp36 miliar. Harga NFT Art yang sangat fantastis, kan?

Sekian postingan mengenai Apa itu Blockchain, NFT Opensea dan NFT ART. Semoga bermanfaat. Share jika menurut Anda postingan ini bermanfaat untuk banyak orang.




No comments:

Post a Comment

IKLAN